Kehadiran Teknologi dapat dijadikan Penguat dari Proses Pembelajaran

Dirjen Dikti Kemendikbud, Nizam (SMJkt/Ist)

 

JAKARTA, Suaramerdekajkt.com – Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Dirjen Dikti Kemendikbud), Nizam menjelaskan bahwa teknologi akan hadir secara terus-menerus, tetapi pembelajaran secara daring tidak menyelesaikan semua permasalahan yang ada. Karena, pendidikan bukan sekadar pembelajaran, tetapi didalamnya terdapat interaksi sosial, pengembengan nilai-nilai, serta pengembangan karakter.

Oleh karena itu, kehadiran teknologi dapat dijadikan sebagai suatu penguat dari proses pembelajaran yang harus dimanfaatkan seoptimal mungkin dan harus terus dikembangkan.

Berdasarkan hal tersebut, Nizam mengatakan bahwa pemerintah bekerja sama dengan berbagai mitra dan perguruan tinggi, telah berupaya semaksimal mungkin untuk memastikan pembelajaran tetap berjalan. Salah satunya dengan menciptakan SPADA yaitu platform nasional untuk berbagi modul pembelajaran daring.

“Kami memperkuat SPADA dan berbagai modul tersedia pada platform tersebut untuk digunakan oleh seluruh kampus yang belum memiliki modul pembelajaran dan dapat digunakan secara gratis,” jelasnya.

Dengan beberapa program yang telah dilakukan dan disiapkan, serta kerja sama antara dunia pendidikan tinggi, pemerintah, masyarakat, media massa, dan dunia industri diharapkan akselerasi penyiapan sumber daya unggul untuk kemajuan Indonesia dapat diwujudkan.

“Sumber daya unggul yang mempunyai kompetensi kuat, orientasi dan kesiapan menghadapi masa depan dengan siap, serta memiliki akhlak yang mulia,” tambahnya. (nya/69)

BACA JUGA :  Pemerhati Pendidikan Usulkan agar Kemendikbudristek Bentuk Pusat Komando Pembelajaran selama Pandemi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *