Jateng Juara Umum Penghargaan Antikorupsi KPK

Logo Jawa Tengah. (SM/ist)

SEMARANG – Provinsi Jawa Tengah menjadi juara umum penghargaan antikorupsi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pasalnya, Jateng menyabet empat penghargaan sekaligus dalam upaya pengelolaan LHKPN dan pengendalian gratifikasi terbaik.

 

Penghargaan itu diberikan KPK kepada Jateng saat puncak peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) secara daring, Rabu (16/12/2020). Hadir dalam acara itu, Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, sejumlah menteri kabinet, pimpinan lembaga, serta kepala daerah.

 

Yang membanggakan, untuk kategori pemerintah daerah, Juara I sampai III semuanya diraih Jawa Tengah. Di mana Kabupaten Boyolali menjadi juara pertama, disusul Kabupaten Banyumas sebagai juara kedua Provinsi Jawa Tengah sebagai juara ketiga. Sementara, satu lagi penghargaan diraih oleh DPRD Jateng sebagai juara pertama kategori legislatif daerah.

 

“Tentu kami senang dan memberikan apresiasi pada pemerintah kabupaten/ kota juga teman-teman di Pemprov Jateng atas capaian ini. Ini membuktikan bahwa pengelolaan LHKPN dan gratifikasi makin membaik,” kata Ganjar.

 

Apalagi, dari lima finalis se Indonesia untuk kategori pemerintah daerah, juara umumnya disabet Jawa Tengah, dengan Boyolali sebagai Juara I, disusul Banyumas Juara II, dan Pemprov Jateng Juara Ketiga.

 

“Artinya apa, sekarang unit pengelola gratifikasi di tingkat kabupaten/ kota makin membaik. Dan ini menurut saya menjadi satu indikasi bahwa komitmen kepala daerah dan pemerintah daerah kabupaten/ kota di Jateng juga makin meningkat. Mudah-mudahan ini menjadi tren yang bagus dalam pencegahan korupsi khususnya dalam pengelolaan gratifikasi,” jelasnya.

 

BACA JUGA :  Sehari Dilantik, Bupati Kebumen Langsung Tinjau Jalan Rusak Petanahan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *