INSA Prediksi Pada 2021 Terdapat Sejumlah Sentimen Positif Pemulihan Industri Pelayaran

 


Jakarta,Suara Merdeka.Com.- National Shipowners Association (INSA) memprediksi pada 2021 terdapat sejumlah sentimen positif yang dapat dimanfaatkan untuk pemulihan industri pelayaran pasca pandemi Covid-19.
Ketua DPP INSA Carmelita Hartoto menuturkan ada dua hal yang menjadi game changer bagi industri pelayaran pada 2021. Keduanya yakni kedatangan vaksin Covid-19 dan UU No. 11/2020 tentang Cipta Kerja yang disahkan.
“Kami berharap dengan vaksin tadi walaupun vaksin datang 1,2 juta tapi kelihatannya harus masih ada uji klinis ke fase 3 belum keluar. Saya lihat vaksin lain itu ada beberapa, semua lebih bagus dibandingkan dengan Sinovac,” ujarnya, Senin (14/12/2020).
Lebih lanjut, dia mengharapkan pemerintah dapat membuka kedatangan bagi seluruh jenis vaksin yang tersedia di internasional. Dia mengharapkan banyak pilihan vaksin yang masuk ke Indonesia dapat mempercepat pemulihan perekonomian.
Adapun UU Ciptaker menjadi harapan besar para pengusaha dan investor. UU sudah keluar, tetapi RPP sebagai turunannya masih harus dikawal oleh para pengusaha.
“Kalau kami melihat bagaimana kepercayaan pengusaha, itu dengan iklim tadi dengan iklim investasi. Kalau RUU sudah tapi RPP tidak sesuai, tidak hanya bisnis pelayaran saja tapi berdampak kepada usaha lain juga,” katanya.
Carmelita menaruh harapan RPP sebagai turunan aturan Ciptaker dapat memberikan semangat baru yang mempermudah dalam berusaha dan berinvestasi terutama bagi pengusaha dalam negeri.
“Kami harapkan usaha terkait dalam rantai pasok mendukung pada usaha kami. Bukan saja pelayaran saja tapi penerbangan, darat, dan lainnya sehingga bukan untuk justru menjadikan kinerja kami dipersulit atau menjadikan biaya yang besar,” terangnya.
Dia menegaskan negara menginginkan biaya logistik turun sementara pelayaran melihat banyak sekali biaya yang keluar. Adapun harapan pemerintah dan INSA pun saling mendukung.
“Supaya iklim investasi akan meningkat dengan RPP tersebut. Lapangan kerja juga tercipta dan akselerasi ekonomi digital juga bisa dikembangkan, kami harapkan digital juga sangat luas perannya untuk kami,” imbuhnya.
Menurut Carmelita, di sektor pelayaran curah, khususnya sektor pelayaran batu bara, mulai pulih sedikit seiring dengan peningkatan permintaan. Anggota INSA di Balikpapan, jelas Carmelita, melaporan bahwa kegiatan pengangkutan baru bara meningkat seiring meningginya permintaan dari Tiongkok. “Tapi memang di sisi lain pemakaian listrik menurun yang membuat permintaan batu bara jadi berkurang. Kondisi ini membuat PLN merevisi proyeksi kebutuhan batu bara untuk pembangkit listrik tenaga uap untuk 2021 jadi 98 juta ton atau turun dari proyeksi sebelumnya 120 juta ton. Begitu juga tahun-tahun berikutnya,” papar Carmelita. Dia menuturkan, pelayaran minyak dan gas (migas) juga masih diselimuti ketidakpastian seiring banyaknya faktor penurunan permintaan migas di dunia. Tapi, pihaknya sangat berharap ada peningkatan kembali sehingga terbuka peluang baik bagi pelayaran di sektor migas tahun depan. “Pelayaran migas ini tidak jauh beda dengan pelayaran off shore. Sektor ini mengalami tekanan karena harga minyak dunia di awal tahun ini. Namun ada peluang yang masih terbuka seiring target SKK Migas 1 juta barel per hari pada 2030. kami sangat apresiasi program SKK Migas dan siap untuk bekerja sama,” ujarnya. Sedangkan sektor yang tidak terlalu terpengaruh karena Covid-19 adalah pelayaran kapal khusus, terutama untuk kebutuhan dukungan telekomunikasi yang diproyeksikan akan tetap tumbuh. “Kapal khusus terutama yang di bidang telekomunikasi diproyeksi akan tetap tumbuh sejalan permintaan pemasangan kabel 3G, 4G, dan 5G. Sedangkan kapal khusus di bidang konstruksi dan pembangkit listrik akan berkembang lebih bagus sesuai program pemerintah,” ungkap Carmelita.(bn/69)

BACA JUGA :  Acer Swift 3 Infinity 4 dengan Sertifikasi Intel Evo Hadir Dengan Warna Baru Ocean Blue, Lebih Fresh, Stylish dan Relaxing

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *