Dirjen Dikti : Kampus dan Dunia Usaha Harus Bersinergi Membawa Inovasi dari Berbagai Talenta

Dirjen Dikti Kemendikbud, Nizam (SMJkt/Prajtna Lydiasari)

 

JAKARTA, Suaramerdekajkt.com – Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Nizam menyampaikan bahwa peluncuran platform Kedaireka ini dilakukan sebagai sarana informasi kepada masyarakat bahwa terdapat platform yang dapat menjembatani antara ilmuwan/akademisi/mahasiswa dengan industri/dunia usaha yang selama ini diperlukan. Hal ini dirasa penting agar dunia usaha dan pendidikan dapat berjalan beriringan dan akan saling menguntungkan.

“Kampus dan dunia usaha harus bersinergi dan membawa inovasi dari berbagai talenta. Oleh karena itu, terciptalah platform Kedaireka,” ujarnya.

Seperti diketahui bahwa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) belum lama ini, meluncurkan platform Kedaireka pada Sabtu (12/12) lalu. Kedaireka merupakan tempat perkawinan antara perguruan tinggi dan industri untuk melahirkan inovasi yang akan menjadi solusi bagi Indonesia.

Adapun platform resmi Kedaireka dibuat dalam membangun ekosistem Kampus Merdeka dengan harapan akan menjadi wadah kolaborasi nyata, pertemuan antara perguruan tinggi dengan dunia industri sebelum mengajukan hibah matching fund.

Nizam menjelaskan, matching fund merupakan bantuan dana yang diberikan untuk melengkapi atau memperkuat sebuah program hilirasi karya reka cipta perguruan tinggi dengan industri atau investor. Adanya potensi dan peluang yang besar serta kebutuhan dunia industri atas hasil reka cipta perguruan tinggi harus dimanfaatkan sebaik mungkin.

“Saat ini, total dari matching fund yang tersedia sebanyak Rp 250 Miliar,” jelasnya.

Sementara, Staf Ahli Bidang Keuangan dan Pengembangan UMKM, Kementerian BUMN, Loto Srinaita Ginting menganggap bahwa Kedaireka sejalan dengan prioritas yang dimiliki oleh Kementerian BUMN yang menekankan adanya inovasi baik di bidang bisnis maupun teknologi.

“Dari BUMN ada banyak harapan karena kami diminta untuk meningkatkan nilai ekonomi dan juga dampak BUMN untuk Indonesia. Tentunya bidang yang saat ini menjadi prioritas diantaranya ketahanan energi, ketahanan pangan, dan kesehatan. Semoga tiga bidang ini bisa didukung melalui platform ini,” ungkap Loto Srinaita Ginting.

BACA JUGA :  Ditjen Dikti Dorong Akselerasi Transformasi Pendidikan di Sekolah Dasar

Sekretaris Jenderal Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Taufik Madjid mengatakan peningkatan sumber daya manusia (SDM) mendorong perekonomian masyarakat dengan melibatkan perguruan tinggi dan industri dengan harapan inovasi dapat membantu masyarakat desa dari hasil kolaborasi bersama.

“Mudah-mudahan dengan platform Kedaireka ini bisa melahirkan kreasi dan mendorong inovasi untuk mempercepat, mengakselerasi pembangunan desa guna memperkuat pembangunan terutama di masa pandemi ini, sekaligus memulihkan perekonomian yang kita mulai di daerah pedesaan,” kata Taufik Madjid. (nya/69)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *