Timnas U-16 Jalani Internal Game

Para pemain timnas Indonesia U-16 menjalani sesi game internal pada training camp (TC) di Stadion Maguwoharjo, Sleman. (Foto PSSI)

SLEMAN- Tim Nasional Indonesia U-16 melakukan internal game pada penutupan minggu pertama pemusatan latihan (TC) mereka di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, Sabtu (12/12).

Sebanyak 26 pemain yang ikut bergabung dalam  memperlihatkan kemampuannya dalam pertandingan tersebut agar dapat memikat hati pelatih kepala tim, Bima Sakti. Seperti diketahui, TC mereka sudah dimulai dari tanggal 6 Desember 2020, bukan hanya sekedar TC, Bima juga menyeleksi mereka.

Sebelum memulai internal game, para pemain diberikan latihan pemanasan, seperti jogging ringan, finishing, dan lain-lain. Kemudian setelah itu, tim ini di bagi menjadi dua. Tim Merah dan tim Putih.

Gol semata wayang yang terjadi di internal game tersebut, diciptakan oleh Aditiya Daffa Al Haqi, dari tim Putih.

Usai laga, Bima Sakti mengatakan bahwa timnya sudah membaik dari sejak awal mereka memulai TC di Yogyakarta, begitu pula dengan datangnya pemain baru, mereka sudah mulai bisa membaur dengan pemain lainnya.

“Namun masih banyak beberapa hal yang harus diperbaiki. Komunikasi harus lebih dijaga, ada sejumlah pemain yang suaranya masih tidak terdengar, sehingga ada saja kehilangan bola,” ungkap Bima dilansir laman PSSI, Minggj (13/12).

“Ini gunanya kami adakan internal game di TC, untuk melihat sejauh mana para pemain sudah menyerap ilmu yang diberikan oleh tim pelatih. Saya rasa, kami masih harus bekerja lebih keras lagi, di sisa TC Yogyakarta, memperbaiki komunikasi, transisi, dan yang lainnya,” tuturnya lagi.

Dalam kegiatan internal game Bima memberikan apresiasi kepada dua pemain.

“Marcell Januar Putra, dia mengkoordinir lini belakang dengan baik, dia juga yang suaranya terdengar sampai tempat dimana saya duduk (saat itu, Bima duduk di tribun penonton). Itu yang saya inginkan dari pemain lain,” jelas Bima.

BACA JUGA :  Locatelli Resmi Berkostum Juventus

“Kemudian Aditiya Daffa Al Haqi, dia pencetak satu-satunya gol di laga ini. Saya melihat dia tak kenal lelah berlari, mencari ruang hingga bisa cetak gol. Kredit positif untuk keduanya dan mereka berhak mendapatkan penghargaan dari kami, tim pelatih. Saya juga berharap, mereka bisa terus lebih baik,” lanjutnya.

Sementara itu menurut pencetak gol, Aditiya Daffa Al Haqi, dirinya harus lebih berkembang lagi nantinya. “Saya rasa ini belum cukup, masih harus kerja keras lagi. Kalau hanya saya atau Marcell, tidak akan tim ini bisa berbuat banyak. Ini tim, harus bekerja sama sebagai tim. Saya dan teman-teman harus lebih kompak lagi dan tak boleh kenal lelah. Terpenting adalah, memperkuat motivasi kami, untuk selalu menang,” tegasnya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *