Pandemi Masih Tinggi, P2G Minta Guru dan Orang Tua Tunda Liburan Akhir Semester

Koordinator Nasional Perhimpunan untuk Pendidikan dan Guru (P2G), Satriwan Salim (SMJkt/Ist)

Jakarta, Suaramerdekajkt.com – Perhimpunan untuk Pendidikan dan Guru (P2G) atau dikenal dengan Perhimpunan Guru meminta kepada para guru dan orang tua siswa jangan dulu berniat melakukan liburan akhir semester pasca pelaksanaan Penilaian Akhir Semester (PAS) Ganjil siswa. Sebagaimana diketahui, akhir November sampai Desember ini para siswa sedang mengikuti PAS Semester Ganjil, lalu diikuti terima Rapor Semester siswa, dan kemudian libur semester.

“Kami dari Perhimpunan Guru, betul-betul memohon kepada para guru dan orang tua siswa untuk menunda rencana libur akhir semester atau akhir tahun. Sebab pandemi masih tinggi, apalagi ke depan ada momen libur Pilkada, Natal, dan Tahun Baru. Cukuplah kasus guru MAN 22 Jakarta jadi contoh dan pelajaran bagi kita,” ujar Koordinator Perhimpunan Guru, Satriwan Salim kepada Suaramerdekajkt.com, Selasa (8/12).

Dalam catatan data yang dihimpun Perhimpunan Guru selama dua pekan terakhir, sejak 22 November-6 Desember 2020, terdapat 12 kasus terbaru siswa/mahasiswa dan guru positif Covid-19. 8 dari siswa dan 4 dari guru.

“Kami dari Perhimpunan Guru, sangat berempati kepada kawan-kawan guru dan para siswa yang tertular positif Covid, dirawat di rumah sakit bahkan meninggal dunia,” pungkasnya.

Satriwan menjelaskan bahwa pada Desember hingga Januari akan berpotensi menjadi kluster penyebaran Covid-19 mengingat libur akhir semester, Natal, dan Tahun Baru. Sehingga, akan ada potensi mobilitas yang tinggi dari masyarakat untuk berwisata.

“Para guru dan orang tua siswa diminta tidak egois, untuk berlibur mengisi waktu. Sebab kluster sekolah sudah mulai bermunculan, apalagi nanti akan ada rencana PTM bulan Januari 2021,” tuturnya. (nya/69)

BACA JUGA :  Dirjen PAUD Dikdasmen : Bangunlah Kesadaran Bersama antara Keluarga dan Sekolah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *