Baznas dan UPZ Bank Permata Syariah Bantu Mustahik Lewat Zmart

Penyerahan simbolis bantuan kepada saudagar Zmart. (SM/dok)

JAKARTA- Badan Amil Zakat Nasional (Baznas)  dan Unit Pengelola Zakat (UPZ) Bank Permata Syariah kembali berkolaborasi. Setelah bersinergi dalam menanggulangi bencana dan menciptakan 1.000 dai, kali ini kedua lembaga tersebut ikut membantu perekonomian warga terdampak  Covid-19 melalui program Zmart dan program pembiayaan ekonomi mikro. Bantuan program yang diterima oleh mustahik di berbagai kota ini mencapai total Rp 1,5 miliar.

Program Zmart dilaksanakan di empat lokasi yaitu Jakarta, Kota Tangerang, Depok dan Kabupaten Bogor. Bantuan diwujudkan dengan bantuan modal usaha dalam bentuk barang-barang dagangan, bantuan branding berupa renovasi ringan dan pemasangan papan nama serta bantuan perlengkapan yang dibutuhkan warung.

Sedangkan program pembiayaan mikro dilakukan di tujuh lokasi BAZNAS Microfinance Desa (BMD) yakni di Kabupaten Bogor, Bukittinggi, Lombok Barat, Sigi, Bekasi, Aceh dan satu titik Layanan BAZNAS Microfinance di Matraman, Jakarta Timur. Program pembiayaan mikro dilakukan dengan memberikan bantuan modal kepada para mustahik khususnya pada bidang kuliner, warung ritel mikro, jasa, dan kepada para nelayan.

Wakil Ketua UPZ Bank Permata Syariah Feddy Fadillah mengatakan, banyak usaha yang dijalankan warga sempat lumpuh akibat virus corona. Karena itu, pihaknya menyalurkan dana zakat dan kebajikan kepada warga yang memiliki usaha mikro, agar mampu bangkit kembali. “Dengan adanya stimulus ini, kami berharap ekonomi mereka kembali normal,” ujar Feddy dalam Webinar yang disiarkan Baznas TV, Selasa (8/12) pagi.

Untuk memilih warga yang terdampak Covid-19, pihaknya mempercayakan kepada Baznas. Termasuk dana yang akan disalurkan kepada para penerima bantuan. “Untuk latar belakang pemilihan mitra, kami pilih Baznas, karena alasan strategis. Baznas induk operasional UPZ, lembaga resmi yang kami ketahui very strong dan punya akar networking luas,” kata Feddy.

BACA JUGA :  BAZNAS Bantu Korban Banjir NTT Rp 1,1 M

Direktur Operasional Baznas Wahyu TT Kuncoro mengapresiasi program pemberdayaan ekonomi UPZ Bank Permata Syariah tersebut. Menurut Wahyu, pihaknya sempat berdiskusi dengan UPZ Permata Syariah mengenai pelaku ekonomi yang berhak menerima bantuan dalam bentuk Zmart. “Kami harapkan pelaku ekonomi nantinha bisa mampu mandiri, lebih terangkat dan bisa menolong dirinya serta warga sekitarnya,” ujar Wahyu.

Dalam kesempatan itu, juga dilakukan pemberian bantuan langsung kepada dua pemilik toko kelontong terpilih yang sudah dibranding Zmart, yaitu Nengsih di Depok, Jawa Barat dan Gita Ari Sandi di Kramatjati Jakarta Timur.

Gita mengaku saat ini usahanya semakin ramai setelah dibranding Zmart. “Setelah saya terima bantuan Zmart, warung semakin ramai dan stok bertambah. Sebelumnya kan rencengan. Kalau sekarang sangat terbantu, stok (dagangan) banyak, Alhamdulillah. Saya sangat bersyukur adanya Zmart di masa pandemi ini, sangat membantu warung kecil seperti ini,” ungkap Gita. (bal)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *