Universitas Diponegoro Juara Umum Medical Online Championship 2020

SMJkt/Ist

Tangerang, Suaramerdekajkt.com – Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menutup secara resmi gelaran Medical Online Championship (MOC) Tahun 2020. MOC yang tahun ini menjadi perhelatan perdana, mengukuhkan Universitas Diponegoro sebagai juara umum.

Tahun ini pula, Puspresnas mulai menyusun database yang bertujuan untuk mendokumentasikan prestasi peserta didik. Menurut Pelaksana tugas (Plt.) Kepala Puspresnas, Kemendikbud, Asep Sukmayadi, kompetensi ini menjadi bagian dari kurasi prestasi bagi peserta didik yang akan dicatat dalam database.

“Dinamika hasil lomba ini kami harapkan bisa direkam dengan baik dalam sebuah dokumentasi (database) yang menjadi catatan kurasi penting atas capaian peserta didik. Semoga ini bisa menginspirasi dan bisa dikembangkan lebih jauh,” ujarnya yang disampaikan secara virtual.

Ketua Asosiasi Pendidikan Kedokteran Indonesia (APKI), Budu, mewakili asosiasi, menyatakan apresiasinya atas penyelenggaraan MOC tahun 2020 yang ia nilai sukses. “Apapun yang menjadi keputusan (pengumuman pemenang) tim review dan juri kita beri penghargaan setinggi-tingginya,” kata Budu.

Adapun daftar pemenang Medical Online Championship (MOC) Tahun 2020 di bidang Infectious Disease adalah sebagai berikut. Juara pertama yaitu Felly Moelyadi dan Alan Dharmasaputra dari Universitas Hang Tuah, juara kedua yaitu Fara Syafira dan Kaima Ishmata Rianti dari Universitas Sriwijaya, dan juara ketiga yaitu Ahmad Razi Maulana Alnaz dan Rasyid Ridha dari Universitas Sumatera Utara.

Untuk bidang Neuropsychiatry, juara pertama diraih Iskandar Hermanto dan Maulidina Amalia Putri asal Universitas Diponegoro, juara kedua diraih Devani Subagio dan Eugina Isadora asal Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya, juara ketiga diraih I Nyoman Insan Bhakti Parisudha dan Shahifa Audy Rahima asal Universitas Jember.

Berikutnya, posisi pertama pada bidang Cardiorespiratory ditempat oleh Christianto dan Billy Pramatirta dari Universitas Indonesia. Posisi kedua ditempati oleh Muhammad Mufaiduddin dan Vito Etenio Ade Laryan dari Universitas Diponegoro. Posisi ketiga ditempati oleh Naufal Gusti dan Muhammad Aji Aqsha dari Universitas Syiah Kuala Bidang.

BACA JUGA :  Presiden : Teknologi Paling Dasar adalah Pembelajaran Memanfaatkan Teknologi Digital

Untuk bidang Digestive, juara pertama adalah Eric Ricardo Yonatan dan Jonathan Christianto dari Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya. Juara kedua adalah Dominikus Evano Putra dan Bernadetha Kusuma Kris Firmantya Tei Saran dari Universitas Diponegoro. Juara ketiga adalah Stanley Lesmana dan Albert Fiorentino Cuwardy dari Universitas Sumatera Utara.

Kemudian untuk bidang Genitourinary, tempat pertama diduduki Josephine Fiona Sucahyo dan Vania Verina Himawan dari Universitas Diponegoro. Di tempat kedua, Ahmad Taufik Fadillah Zainal dan Adlina Safira Kaharu dari Universitas Hasanuddin. Tempat ketiga ditempati oleh Aivi Mujono dan Rivaldi Ruby dari Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya.

Pada bidang Musculoskeletal, juara satu adalah Damianus Galih Panunggal dan Harold Jefferson Matthew Charlex dari Universitas Diponegoro, juara kedua adalah Ahmad Syauqi Pahriza dan Akmal Rizky Harun dari Universitas Lambung Mangkurat, juara ketiga adalah Fathan Chandra Suhartono dan Cindy Oktavia Siregar dari Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara.

Adapun penghargaan yang diraih para pemenang adalah sebagai berikut. Juara satu memperoleh medali emas yang diberi nilai lima poin. Juara dua memperoleh medali perak yang diberi nilai tiga poin. Juara tiga memperoleh medali perunggu yang diberi nilai satu poin.

Sementara itu, juara umum ditetapkan berdasarkan jumlah perolehan poin tertinggi yang didapatkan oleh suatu perguruan tinggi. Apabila terjadi kesamaan jumlah perolehan poin, maka akan dilihat pula melalui jumlah perolehan medali tertinggi.

Juara umum MOC tahun ini dimenangkan oleh Universitas Diponegoro (Undip). Perwakilan APKI, Amir Syarifuddin, mengapresiasi capaian Undip dan prestasi membanggakan seluruh finalis.

“Kami dari APKI dan Puspresnas mengucapkan selamat atas prestasi yang membanggakan ini karena (capaian ini) telah membawa institusi kalian ke level yang lebih tinggi di tingkat nasional,” tutur Amir Syarifuddin.

BACA JUGA :  Kecakapan Digital Tidak Hanya Berkaitan dengan Kemampuan Gunakan Gawai

Hal senada juga disampaikan Asep Sukmayadi. Meski digelar di tengah pandemi Covid-19, ia bersyukur karena para peserta tetap bersemangat melakukan kegiatan, fokus, dan bersungguh-sungguh hingga mampu menorehkan prestasi.

Asep berharap prestasi yang telah diraih para finalis tidak hanya berdampak positif bagi diri sendiri melainkan juga jurusan dan universitas secara keseluruhan.

“Selamat kepada Undip, semoga pengalaman tahun ini bisa menjadi jadikan catatan penting untuk dikembangkan pada MOC di tahun mendatang. Yang belum terpilih tidak usah berkecil hati, ini adalah pengalaman yang berharga dan akan menjadi bagian dari portofolio kalian untuk meniti karir di masa yang akan datang,” terang Asep.

Dosen Fakultas Kedokteran, Undip, Maulidina mengucap syukur atas keberhasilan universitasnya menjadi juara umum pada MOC yang diadakan untuk pertama kalinya.

“Dengan total raihan tiga emas dan dua perak kami mewakiliki fakultas kedokteran berterima kasih kepada panitia penyelenggara dan kepada pembimbng yang membantu anak-anak menyiapkan lomba sehingga mereka bisa meraih yang terbaik,” ucapnya Maulidina melalui telekonferensi. (nya/69)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *