Agnes Mo; Ciptakan Pasar Sendiri.

Agnes Mo (SMJkt/Eventori).

JAKARTA, Suaramerdekajkt.com — Apa pelajaran terbesar atau lesson learn terpenting bagi seorang Agnes Mo, sepanjang karirnya di dunia hiburan Indonesia? Apapula bahan bakar terbesarnya, sehingga mampu bertahan selama ini mempertahankan elan vitalnya, terus berkarya?

Dalam daring bertema Indonesia Entertainment Outlook 2021, yang digagas Eventori, Agnes Mo yang makin menancapkan karirnya dalam industri entertainment dunia, memberikan sejumlah jawaban mustahak.

Menurut Agnes Mo, yang pernah sukses merilis album; And The Stories Goes (2003) lesson learn yang paling dirasakannya berkecimpung dalam dunia hiburan adalah, “And some times you just make your own market, jadi trend setter,” katanya di Jakarta, Senin (23/11/2021).

Sebelumnya Agnes Mo mengatakan, fuel atau bahan terbesarnya selama ini adalah,”Our heart, meski income penting. Tapi, tidak yang utama. Makanya kita harus produce karya yang otentik. Otentik come from whitin. (Meski) Art and Busines, mereka ngga bisa jadi satu, tapi support each other,” katanya.

Lalu, bagaimana caranya musisi tetap otentik, kalau demand-nya tidak ada. Atau pasarnya terbatas.

“Kita harus protect our otentik art.
Kita cari cara, tetap bisa mendistribusikan art kita,” tekan salah satu founder Eventori ini.

Hal senada diungkapkan Doni Oskaria, Wakil Direktur Garuda Indonesia. Dalam pengamatannnya, dunia entertainment di Indonesia mempunyai masa depan yang luar biasa. Meskipun di masa pandemi.

“Proses evolusi dunia entertainment semasa pandemi, sangat luar biasa. Research, survey dan market trend, adalah pijakan berpikir saya. (Berpijak dari pemikiran itulah) entertainment industry adalah satu industri yang sudah masuk basic needs, jadi market size nya besar. Apalagi ada 350 juta penduduk Indonesia,” kata Doni, sembari menambahkan, tidak ada orang yang tidak membutuhkan hiburan. “Jadi ini adalah bisnis yang luar biasa,” imbuhnya.

BACA JUGA :  Inibakeryku, Solusi Di Tengah Pandemi

Oleh karenanya, masih menurut Doni, Eventori, sebagai content distributor, sangat dibutuhkan saat ini.

Karena, content berevolusi dengan sangat cepat. Dan dalam industri entertainment, content berlari dengan sangat cepat sekali.

“Kita tidak perlu khawatir dengan pandemi. Karena small even dengan high end (revenue), tetap bisa dilakukan, dengan melibatkan brand yang juga high end. Ini menjadi peluang besar. Di luar dunia animasi, dan content YouTube yang terkurasi dengan baik,” katanya lagi.

Indonesia Entertainment Outlook 2021. (SMJkt/BB).

Sebelumnya, Enggartiasto Lukito, mantan Menteri Perdagangan 2016-2019, mengatakan, Eventori dilahirkan untuk melaraskan diri dengan disrupsi zaman.

“Krisis terbesar 97/98 dilewati semua negara. Tapi dari krisis itu, lahir pengusaha-pengusaha besar. Pesannya, siapa yang yakin dan mampu membaca situasi, dia yang sustain. Harus ada komit dari diri kita untuk maju bersama-sama. Karenanya, jangan pernah kita mengkhianati komitmen,” kata Enggartiasto.

Dia menambahkan, “Bohong saya, jika mengatakan ekonomi sudah baik. Tapi untuk Indonesia cukup baik. Dan tidak ada satupun negara di dunia, yang siap menghadapi pandemi. Dan Indonesia adalah salah satu negara yang paling baik penanganan pandemi nya,” katanya lagi, sembari meyakini, Eventori akan menjadi besar, “Apalagi ada Agnez Mo di sana, yang akan melahirkan ribuan Agnez Agnez Mo lainnya,” pungkasnya. (Benny Benke -69).

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *