Siloam Hospitals Bisa Deteksi Pasien Covid-19 Hanya dalam Lima Menit dengan Tes Molekuler Isotermal

Wakil Presiden Direktur Siloam Hospitals Group Caroline Riady. (SMJkt/Dok)

JAKARTA- Pemerintah tak sendirian dalam menanggulangi penyebaran Covid-19 di Indonesia. Pihak swasta juga ikut mendukung langkah yang dilakukan pemerintah selama ini, salah satunya adalah Siloam Hospitals.

Rumah sakit swasta yang tersebar di  berbagai kota di Tanah Air ini menyediakan tes molekuler isotermal dengan hasil super cepat. Hanya dalam waktu lima menit hasil positif Covid-19 akan diketahui. Sedangkan untuk mengetahui hasil negatif butuh waktu
15 menit.

Wakil Presiden Direktur Siloam Hospitals Group Caroline Riady mengatakan, tes molekuler isotermal merupakan metode terbaru deteksi Covid-19 dengan performa tinggi. Pengumpulan sampel untuk tes ini dilakukan melalui usapan (swab) nasofaring, dimana metode tes molekuler isotermal menggunakan amplifikasi asam nukleat isotermal, yang dapat menghasilkan waktu proses pemeriksaan lebih singkat dengan sensitivitas hasil tes 95% dan spesifisitas 97%.

“Dengan tersedianya layanan tes molekuler isotermal di jaringan rumah sakit kami di seluruh Indonesia, masyarakat akan semakin mudah untuk mendapatkan akses terhadap tes Covid-19 dengan performa tinggi,” ujar Caroline Riady saat peluncuran tes molekuler isotermal yang juga dihadiri pembicara Ahli Patologi Prof. Siti Boedina Kresno secara virtual, Jumat (20/11).

Siloam Hospitals Group, lanjut Caroline, patut bersyukur dapat terus melayani dan memastikan terpenuhinya kebutuhan kesehatan masyarakat Indonesia melalui penyediaan tes Covid-19 yang komprehensif mulai dari tes antibodi (rapid dan serologi), antigen (swab antigen), hingga molekuler (RT-PCR dan isotermal).

“Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan pilihan tes yang tersedia di jaringan rumah sakit kami untuk kesehatan dan keamanan bersama,” katanya.

Tes yang dilakukan secara masif masih menjadi salah satu solusi efektif mengatasi pandemi. Pasalnya, semakin cepat pasien teridentifikasi dan tertangani, semakin cepat pula wabah virus corona dapat tertanggulangi. Masyarakat pun didorong untuk melakukan tes secara rutin, terutama dengan hasil yang cepat dan akurat demi keamanan pasti dalam beraktivitas dan bermobilitas.

BACA JUGA :  Daerah Diminta Prioritaskan Vaksinasi untuk Lansia

Alat yang didatangkan untuk tes molekuler isotermal berasal dari Amerika Serikat. Alat ini sudah digunakan di Negeri Paman Sam, sedangkan Indonesia merupakan negara kedua yang memanfaatkannya.

Dengan sifatnya yang portabel atau mudah dibawa, layanan tes molekuler isotermal tidak terbatas hanya di lingkungan rumah sakit saja. Untuk rombongan 10 orang, biayanya Rp 999 ribu.

“Bagi masyarakat yang sudah mulai berkegiatan dengan jumlah peserta terbatas, misalnya acara resepsi pernikahan, pertemuan sosial atau kantor, layanan tes ini juga dapat digunakan. Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan pilihan tes yang tersedia di jaringan rumah sakit kami untuk kesehatan dan keamanan bersama,” tutur Caroline.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *