Lebih baik fokus pada penanganan covid dan pemulihan ekonomi


Jakarta,Suara Merdekajkt.Com.- Dalam 2 pekan terakhir, terjadi kegaduhan terkait Undang-undang Cipta Kerja, kepulangan Habieb Rizieq Shihab (HRS) dan pelanggaran protokol kesehatan yang berujung pada pencopotan Kapolda Metro Jaya dan Kapolda Jawa Barat hingga pemanggilan terhadap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ke Polda Metro Jaya.
Selain itu, terdapat pula kasus pencopotan spanduk dan baliho HRS.
“Ini sinyal bahwa reshuffle akan segera dilakukan, ” kata Ketua Barisan Relawan Nusantara (Baranusa) Adi Kurniawan melalui keterangan tertulis pada Jumat (20/11/20) di Jakarta.
Adi mengakui pihaknya sangat mendukung reshuffle kabinet segera dilakukan demi perbaikan dalam menghindari kegaduhan. Apalagi kondisi negara saat ini sedang mengalami situasi yang tidak normal.
“Reshuffle memang kita harapkan segera dilakukan oleh presiden,” ucapnya.
Menurut Adi, sangat mudah bagi pemerintah bila ingin meredam kegaduhan yang terjadi saat ini. Pemerintah, kata Adi, cukup mengajak kelompok-kelompok tersebut berdialog dan berdiskusi terkait kerjasama antara pemerintah dengan seluruh komponen bangsa dalam membangun bangsa dan negara.
“Gampang saja kok sebenarnya meredam kegaduhan ini. Panggil saja semua kelompok tersebut, ajak mereka berdiskusi soal arah masa depan negeri ini secara bersama-sama,kata dia.
Pimpinan Relawan Jokowi ini mengingatkan dampak resesi ekonomi yang dirasakan rakyat saat ini sangat berat. Baik PHK massal, jumlah kemiskinan yang terus naik, ancaman kesehatan hingga ketidakpastian sangat memukul beban hidup rakyat. Seharusnya, kata Adi pemerintah fokus pada hal tersebut .
“Apalagi anggaran penanganan covid-19 sudah digelontorkan begitu besar, ” tuturnya.
Menurutnya, Jokowi lebih baik fokus memimpin para menterinya bekerja dalam membawa Indonesia keluar dari Resesi ekonomi dan pandemi covid-19.
“Selain itu, saya mendesak presiden Jokowi bersikap sebagai pemimpin seluruh rakyat dan bangsa. Jokowi harus fokus pada penanganan covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional. Ajak dan libatkan seluruh komponen bangsa ini bergerak bersama-sama,” tutupnya.(bn/69)

BACA JUGA :  ILUNI UI: Solusinya butuh keterbukaan empat pilar UI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *