Remy Sylado Masih Dalam Pemulihan.

JAKARTA,Suaramerdekajkt.com — Tersiar kabar hoax pagi ini, Jumat (20/11/2020) sastrawan dan munsyi Remy Sylado meninggal Dunia. Kabar ngawur dan sesat itu seketika ditampik mbak Emmy, istri Remy Sylado.

“Beritanya ngawur. Ngga tau dari mana asalnya. Kok bisa nulis dan nyebarin berita seperti Itu. Remy masih dalam masa pemulihan. Doakan saja, dia masih semangat,” kata Emmy via sambungan telepon kepada Suara Merdeka, Jumat (20/11/2020) pagi.

Dia makin masygul karena ada, dan portal berita yang menulis tentang kondisi Remy Sylado, bukan berdasarkan konfirmasi pihak pertama.

“Remy baru sekali cuci darah, Rabu malam lalu. Masak ada yang nulis Remy udah tiga kali cuci darah. Ngawur. Terus ada yang nulis, nama ini itu sudah menjenguk Remy, dan seterusnya. Ngga ada yang ke mari. Karena cuman saya, yang satu-satunya menunggui Remy. Dan sayapun sebenarnya dilarang jenguk Remy. Karena sebenernya memang masih dilarang menjenguk Remy,” terangnya.

“Jadi, jangan nyebar berita yang ngga-ngga ya..doakan aja Remy panjang umur, semangat, dan pulih seperti dulu,” imbuh Emmy.

Sebelumnya, Remy Sylado (RS) pada Rabu (18/11/2020) malam, harus menjalani proses cuci darah. Setelah sebelumnya Remy yang gemar berbagi ilmu, seperti para nabi itu, juga sempat menjalani beberapa perawatan kesehatan di Rumah Sakit Premier, Jatinegara, Jakarta Timur.

Komplikasi dari sejumlah penyakit yang didera penulis novel Namaku Mata Hari, itu yang memaksanya harus menjalani proses hemodialisis (cuci darah).

Setelah menjalani operasi katarak di Bogor, beberapa waktu lalu, kondisi kesehatan Yapi Tambayong — nama asli RS– memang memburuk. Apalagi setelah itu, Remy sempat bermasalah dengan saluran pencernaannya. Sehingga sempat membuatnya tergolek beberapa saat di rumahnya di bilangan Dramaga, Bogor.

BACA JUGA :  Tension Releasing Technique; Teknik Menghilang Phobia.

Sebelum keadaan akhirnya, memaksanya harus dibawa ke Rumah Sakit di Jakarta, dan menjalani sejumlah tindakan kesehatan.

“Met siang Benny. Saya sdg menunggu remy di ruang operasi. Sdg dilakukan tindakan slang yg di masukkan ke dubur utk menyedot isi perut. Mohon doanya ya Benny,” demikian pesan jawaban Emmy, istri RS, beberapa waktu lalu, ihwal kesehatan RS, kepada saya.

Sempat membaik kesehatannya, dan sempat dibawa pulang ke rumahnya di bilangan Cipinang, RS sayangnya harus kembali dibawa kembali ke rumah sakit, karena emoh mengkonsumsi asupan makanan.

Hingga akhirnya, tindakan hemodialisis harus dilakukan.

“Masih di ICU Ben. Td mlm
cuci darah. Doakan ya Ben, semoga dia kuat dan semangat,” demikian mbak Emmy mengabarkan, Kamis (19/11/2020) siang, meng-up date kondisi terkini suaminya.

Saat ini, mbak Emmy sedang istirahat di rumahnya, setelah beberapa hari ini dengan kesetiaannya, merawat RS yang masih tak sadarkan diri.

“Skrg (Saya) lg di rumah, saya pusing dan seluruh badan sakit.
Mungkin kecapekan. Istirahat dulu Ben,” sambungnya.

Semua pada akhirnya kembali ke rumah. Demikian halnya dengan RS yang harus kembali ke rumah. Kembali ke pangkuan mbak Emmy, setelah sekian lama, ditinggalkannya. (Benny Benke – 69).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *