Puluhan Orang Ditangkap Akibat Buang Sampah Sembarangan

Ilustrasi: SMJkt/istimewa

PEKALONGAN, SuaraMerdekaJkt.com – Terhitung sejak awal November hingga Jumat (13/11/2020), puluhan orang tepergok sedang membuang sampah tidak pada tempatnya, di beberapa wilayah Kota Pekalongan. Mereka langsung diamankan dan diberi sanksi oleh tim gabungan Operasi Tangkap Tangan Pengawasan Sampah, yang terdiri dari petugas dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Pekalongan, Satuan Polisi Pamong Praja, dan aparat kepolisian, dan Komunitas Sapu Lidi.

Kepala DLH Kota Pekalongan melalui Kepala Seksi Pengawasan, dan Penaatan Hukum Lingkungan, Zaenal Arifin mengungkapkan, ada 27 orang yang tertangkap tangan pada operasi tersebut. Menurutnya, kegiatan OTT merupakan upaya tindak lanjut dari Peraturan Walikota (Perwal) Nomor 81 Tahun 2019 mengenai Insentif dan Disinsentif Pengelolaan Sampah.

“Sejauh ini kami sudah melakukan pengawasan di 12 titik lokasi rawan yang dijadikan tempat membuang sampah sembarangan oleh oknum tidak bertanggungjawab tersebut diantaranya di sepanjang Jalan Urip Sumoharjo, Jalan Jenderal Soedirman,Jalan Salak, Jalan Sultan Agung, Jalan Dr.Sutomo, dan sebagainya,” ujar Zaenal.

Lebih lanjut, oknum warga yang tertangkap tangan diberi sanksi ringan, berupa teguran lisan dan sanksi sosial seperti membersihkan lingkungan.

“Dalam OTT hari ini kami melakukan pemantauan dan pengawasan kepada masyarakat yang masih membandel membuang sampah belum pada tempatnya. (Mereka) yang tertangkap dalam OTT hari ini, kami berikan pembinaan lisan dan sanksi sosial berupa menyapu jalan di lokasi mereka membuang sampah sembarang. Kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah ini yang masih terus kami tumbuhkan agar tidak lagi membuang sampah sembarangan,” tutur Zaenal.

Menurut Zaenal, berdasarkan pantauan tim selama di lapangan, oknum yang tidak bertanggungjawab sering membuang sampah sembarangan pada waktu-waktu tertentu, yakni pukul 05.00-08.00 (pagi hari), pukul 16.00-18.00 (sore hari), dan pukul 19.00-24.00 WIB

BACA JUGA :  PPKM Darurat, Ganjar Pranowo Makan di Parkiran

“Mayoritas mereka ini belum mengindahkan aturan-aturan yang telah diterbitkan pemerintah, bahkan kami juga telah memasang sejumlah rambu dan peringatan larangan membuang sampah tapi tetap masih ada yang melanggar. Jadi kami mohon, masyarakat Kota Pekalongan untuk mulai meningkatkan kesadaran membuang sampah pada tempat yang telah disediakan, jika lingkungan kita bebas sampah, otomatis kota kita juga akan terlihat bersih, indah, dan nyaman dan berdampak baik untuk masyarakat menjadi lebih sehat dan terbebas dari penyakit,”tandasnya. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *