Pemilih Jangan Ragu ke TPS

Ilustrasi Pilkada 2020. (SMJkt/istimewa)

DEMAK, SuaraMerdekaJkt.com– Masyarakat tidak perlu khawatir dengan penularan Covid-19 saat pilkada. Sebab, pada pelaksanaan Pilkada mendatang akan terus mengedepankan penerapan protokol kesehatan, di antaranya dengan menggunakan masker serta menjaga jarak.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa, Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpolinmas) Kabupaten Demak Agus Herawan menyampaikan, para pemilih tidak perlu ragu untuk datang ke TPS dan menggunakan hak pilihnya. Namun, Agus berpesan untuk masyarakat juga tertib dalam menerapkan protokol kesehatan saat datang ke TPS.

“Pilkada 2020 dilakukan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan yang berlaku. Ayo kita pakai hati nurani untuk memilih pemimpin kita, kampanye hitam yang saling menyerang pasangan calon jangan sampe terjadi,” jelas Agus pada sosialisasi sukses Pilkada 2020 di Aula Kecamatan Mranggen.

Komisioner KPU Bidang Pengawasan dan Hukum Hastin Atas Asih menjelaskan, tahapan pilkada dilaksanakan dengan mengutamakan prinsip kesehatan dan keselamatan, dengan berpedoman pada protokol kesehatan.

“Dalam pelaksanaan pemungutan suara nanti, pemilih dimohon memakai masker dari rumah, membawa alat tulis dari rumah, dilarang mengajak anak di bawah umur saat mengunjungi TPS. Kemudian petugas TPS akan memberikan sarung tangan plastik dan mengukur suhu tubuh pemilih,” jelas Hastin.

Ditambahkan, jumlah pemilih tiap TPS semula sebanyak 800 orang, namun karena masih dalam kondisi pandemi, jumlahnya dikurangi menjadi 500 orang pemilih pada tiap TPS. Sedangkan di dalam TPS, petugas dan pemilih akan melengkapi diri dengan fasilitas protokol kesehatan guna menghindari penyebaran Covid-19.

Selain itu, lanjutnya, tidak boleh ada aktivitas kampanye yang mengumpulkan banyak orang. Kegiatan kampanye, diutamakan melalui media daring dan media sosial. (H1)

BACA JUGA :  Libur Nataru, Mal dan Objek Wisata Wajib Batasi Jam Operasional

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *