Aku Garuda, Dia DJ Stroo, Kita Prihatin.

Irish blackmore, dj Stroo dan Roy Jeconiah. (SMJkt/Ist).

Tilikan Lucu-lucuan Atas Rilis Single DJ Stroo.

JAKARTA, Suaramerdekjkt.com
Apa yang bisa diharapkan dari DJ Stroo dari single daur ulangnya berjudul “Aku Garuda”. Yang diabawakan ulang bersama Roy Jeconiah dan Totok Tewel?

Kalau kita bicara jujur sebenarnya tidak ada. Tapi, daripada si empunya diam saja di masa pagebluk, klimpungan tidak jelas, maka oprak oprek lagilah itu barang ngga laku.

Roy yang hatinya dermawan itu, sebenarnya enggan terlibat dalam proyek ‘recehan’ ini. Paling tidak terlihat dari bahasa tubuh mantan vokalis Boomerang, itu. Tapi karena tidak enak hati dengan Stroo, Roy terpaksa melipat egonya. Untuk sementara.

Untuk kemudian mensodakohkan kebisaannya, demi ikhtiar mengangkat ‘derajad’ Stroo. Stroo panjat sosial bahasa anak muda sekarang. Hal inilah yang sampai-sampai membuat Totok Tewel, gitaris lejen yang super ABG (Awan Bengi Gendeng) itu, tak habis pikir dengan kenekatan Stroo yang melibatkan dirinya.

Totok Tewel. (SMJkt/benny Benke).

“Saya ini siapa, kok dilibatkan DJ Stroo, ya mau aja,” kata gitaris Elpamas itu terkekeh via Zoom, Selasa (10/11/2020). Totok Tewel yang gramatika musikalnya membentang jauh, akibat pergaulannya dengan sejumlah musisi penting di Tanah Air, tentu sedang bercanda. Malah sebenernya mau ngenyek Stroo. Tapi maqom Stroo ngga nyampai dengan ejekan Toto Tewel yang permainan gitarnya berjarak sebenang dengan orang beribadah itu.

Totok Tewel, sebagaimana Roy, ingin berbagai rejeki seperti para nabi, mensodakohkan kebisaannya kepada Stroo yang paria secara ekonomi, dan papa secara estetika, apalagi musikal.

Meski sepenceritaan Stroo single baru tapi lamanya ini, menurut dia bla bla bla. Lebih high-lah, dari pada versi aslinya yang low atau medium beat lah. Bla bla bla…. Dan pembicaraan yang dia sendiri dipastikan ngga ngerti dengan apa yang dikatakan dan dimaksudkannya.

BACA JUGA :  Padi Reborn dan Kagama Rilis Ulang “Kagama Bhakti”.

Saya aja terpaksa ikut Zoom meeting, karena iba dengan Stroo. Mesakke. Saya pikir sama dengan temen-temen yang lain. Tersebab Stroo uda munduk-munduk di group WA kami. Jadi ya, kasian aja. Welas asih kita. Atas nama kemanusiaan aja.

Betapapun Stroo mahkluk Tuhan, juga. Tuhan tidak pernah menciptakan mahluknya untuk tujuan sia-sia. Tidak juga mahkluk Tuhan bernama Stroo.

Saya malah ngga enak ama mas Roy. Juga mas Totok Tewel. Yang sudah tinggi (popularitas dan ilmunya) tapi masih mau turun menyapa yang rendah seperti Stroo. Masak saya ngga bisa belajar dari kerendahan hati mereka berdua!

Yasudahlah Stroo…semoga kamu elok. Sing penting sehat, seneng. Bagas, waras. Itu mas Roy ama mas Totok Tewel, bisa sekedar kamu beliin bir kan? Jangan malu-maluin. Apa Kita harus urunan (Bb-69).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *