Terpilih Aklamasi, Agung Firman Sampurna Pimpin PP PBSI

Agung Firman Sampurna. (Foto: Twitter @bpkri)

TANGERANG- Agung Firman Sampurna akhirnya dipercaya memimpin Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) periode 2020-2024. Kepercayaan itu diberikan setelah Agung terpilih secara aklamasi sebagai ketua umum PBSI melalui Musyawarah Nasional (Munas) PP PBSI di Tangerang, Jumat (5/11).

Agung yang kini juga menjabat sebagai Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), sebelumnya memperoleh dukungan 30 pengurus provinsi (Pengprov) PBSI. Dengan modal itu, ia otomatis melaju mulus memimpin induk organisasi bulu tangkis tanah air.

Agung segera membentuk kepengurusan bersama tim formatur dan diharapkan bisa dilantik sebelum berganti tahun. Sebab, pada tahun depan Indonesia sudah ditunggu banyak kejuaraan bulu tangkis skala internasional, seperti Olimpiade, Piala Thomas dan Uber, Piala Sudirman dan Kejuaraan Dunia.

“Pada 2021 intensitas (kejuaraan) tinggi, ada Olimpiade, Thomas Uber. Kuncinya dua, soal rekrutmen atlet, pelatih dan mekanisme kepelatihan. Salah satu mekanisme untuk menjaring atlet, akan kami lakukan kombinasi pelatnas terdesentralisasi sehingga mendapatkan macam-macam atlet berbakat. Kami juga punya database siapa atlet yang akan diterjunkan di kejuaraan tersebut. Saya peroleh info, ada potensi bagus dan pelatnas akan dioptimalkan,” ujar Agung saat konferensi pers setelah Munas berakhir.

Mengenai nama-nama yang akan mengisi struktur kepengurusan, Agung memastikan ada orang baru, profesional serta orang lama. Menurut dia, orang lama yang memiliki dedikasi untuk memajukan bulu tangkis nasional akan tetap dipertahankan. Pihaknya segera mengumumkan struktur ketika sudah siap karena saat ini akan dilakukan profiling terlebih dulu.

Sebelum maju sebagai calon ketua umum, Agung bercerita telah dirayu para pegiat bulu tangkis Indonesia agar bersedia meramaikan bursa pemilihan ketua umum PBSI. Rayuan itu sudah dilakukan sejak pertengahan tahun lalu. Kala itu, Agung masih menjadi dewan penasihat Pengprov PBSI Sumsel. Agung baru mengiyakan untuk maju sekitar Maret 2020.

BACA JUGA :  Ketua Umum PP PBSI Berharap Tim Indonesia terus Berjuang Demi Kehormatan Negara

Sejumlah visi misi yang ditawarkan, antara lain pengelolaan organisasi secara akuntabel dan transparan. Kemudian, cara petekrutan pelatih, kemitraan, partisipasi masyarakat dan pengembangan bulu tangkis.

Menurut Agung, di Indonesia terdapat 2.080 klub bulu tangkis yang melakukan pembinaan. Dia berharap, selain menjadi olahraga profesional yang ujungnya mengarah ke industri olahraga, juga berkeinginan olahraga tepok bulu menjadi olahraga rakyat Indonesia. (bal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *