Digital Movie Awards 2020; Ikhtiar Mencerdaskan dan Menjaga Indonesia.

JAKARTA, Suaramerdekajkt.com
Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat didukung Bakti (Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi) dan Kementrian Kominfo menyelenggarakan Digital Movie Awards 2020. Dengan tema besar; Menjaga Indonesia.

Sedangkan sub tema atau tema turunannya adalah Siaran digital untuk kemajuan daerah perbatasan, Digital media untuk Indonesia maju, Literasi Media; Kritis dan Peduli Bermedia (TV/Media Baru), dan Dua sisi Media.

Even yang memperebutkan hadiah pertama senilai 45 juta rupiah, hadiah kedua 30 juta rupiah dan hadiah ketiga 20 juta rupiah. Serta pemenang khusus pelajar sebesar Rp. 15 juta rupiah dan dua (2) pemenang nominee terbaik sebesar 5 juta rupiah itu, menutup batas akhir pengumpulan karya pada tanggal 30 November 2020.

Sedangkan pengumuman pemenang ajang lomba untuk masyarakat umum dan pelajar ini, dilakukan pada 6 Desember 2020.

Syarat dan ketentuan lomba dapat ditilik via laman http://bit.ly PERSYARATAN_DIGITALMOVI E_COMPETITION.

Sebagaimana dijelaskan Muyo Hadi Purnomo, Wakil Ketua KPI Pusat,
teknologi digital telah berkembang sangat pesat. Banyak aspek kehidupan yang berubah sangat drastis berkat kemajuan teknologi digital.

Kedrastisan perubahan tersebut, yang kemudian dikenal dengan desrupsi, telah mengubah perilaku kehidupan manusia yang pada akhirnya membawa perubahan perilaku dan kebudayaan.

Pada banyak bidang perubahan tersebut membawa dampak yang sangat positif, namun di pihak lain juga membawa dampak negatif.

Meski ada dampak negatif, keberadaan teknologi digital (internet) tak bisa dielakkan jika tak ingin terbelakang.

“Harus diakui, keberadaan internet justru membawa peluang kemajuan bagi semua orang dan bangsa, termasuk pada penyiaran,” kata Mulyo Hadi Purnomo di Kantor KPI Pusat Jakarta, Rabu (5/11/2020).

Mulyo Hadi Purnomo. (SMJkt/Ist).

Dia menambahkan, perkembangan teknologi digital juga telah memberi kemanfaatan dalam ketahanan nasional. Munculnya luberan asing di daerah perbatasan, bisa diatasi melalui pemanfaatan alhih teknologi dari analog ke digital.

BACA JUGA :  Leningan Bocor, Dansektor 19 Kerahkan Terjun Langsung Bersama Anggota Membantu Warga Perbaiki Tanggul

Di sisi lain penyiaran digital juga akan berdampak pada kualitas penyiaran yang lebih jernih dan bersih dari segi tampilan, keragaman alterbatif program, munculnya televisi baru, dan membawa digital deviden atau keuntungan digital.

“Seperti halnya perluasan internet,” katanya lagi.

Pemerataan internet di seluruh wilayah Indonesia menjadikan pertumbuhan masyarakat di perbatasan semakin lebih baik.

Akses informasi yang terbuka menjadikan wilayah perbatasan dan pedalaman semakin “tak berjarak” dengan wilayah Indonesia lainnya, baik secara geografis, sosial, Budaya dan ekonomi.

Kemanfaatan secara sosial yang paling bisa dirasakan adalah membangun (kembali) hubungan persaudaraan dalam bingkai ke-Indonesiaan.

Kemajuan teknologi digital memberi peluang yang sangat besar bagi individu untuk mengembangkan diri secara sosial, ekonomi, intelektual, kreatif, dan lainnya.

“Youtube, Instagram, Facebook, dan media social online lainnya memberi peluang akan pengembangan itu,” kata dia.

Masih menurut Mulyo Hadi Purnomo, perkembangan individu tersebut tentu saja berdampak pada perkembangan bangsa. Dalam konteks dunia digital persaingan merebut perhatian masyarakat sangat ditentukan oleh kecerdasan dan kreativitas.

Kedua aspek inilah yang akan mengembangkan kemajuan bangsa.
“Persoalannya, dalam persaingan itu kadang-kadang memunculkan kreativitas yang tidak bertanggung jawab. Konten-konten yang tidak etis, berbahaya, dan berpotensi membawa dampak buruk bagi masyarakat muncul hanya demi keuntungan pribadi yang pada akhirnya dimaksudkan untuk memperoleh keuntungan ekonomi,” terangnya.

Kecenderungan ini juga terjadi dalam media elektronik (radio dan televisi); kebutuhan merebut penonton menjadi tujuan utama.

Di sinilah diperlukan kesadaran kolektif atas membanjirnya arus informasi dan konten yang berpotensi membawa dampak buruk.

Kemajuan teknologi digital harus dimanfaatkan untuk kemajuan bangsa dengan tetap mempertahankan kepribadian Indonesia.

Penyadaran bersama atas kesadaran akan ancaman perkembangan media harus dikampanyekan. Agar Indonesia maju tanpa meninggalkan kepribadiannya.

BACA JUGA :  APMI dan Institusi Terkait Kirim Surat Terbuka Kepada Presiden Jokowi.

Karena konten media merupakan produk kreatif yang menyampaikan ideologi budaya, maka cara yang sama harus dilakukan: melalui konten kreatif.

“Film sebagai produk kreatif adalah salah satu cara yang mudah diterima dan mudah mempengaruhi perilaku masyarakat. Film harus dimanfaatkan untuk membangun kesadaran: Indonesia yang Maju dalam Kepribadian Indonesia,” katanya.

Maksud dan Tujuan Awarding.

Maksud kegiatan ini adalah mengajak partisipasi masyarakat dalam pembuatan konten video yang kreatif dalam bentuk film pendek serta meningkatkan pertumbuhan industri kreatif.

Adapun tujuan kegiatan ini adalah untuk memacu dan memberi wadah kreativitas masyarakat melalui karya film pendek.

Mengajak masyarakat turut serta mengkampanyekan spirit menjaga Indonesia termasuk perbatasan.
Meningkatkan pemahaman masyarakat akan pentingnya cerdas dan kritis dalam bermedia melalui film pendek.

Sedangkan sasaran dari kegiatan ini adalah tersedianya konten-konten kreatif melalui partisipasi masyarakat dalam bentuk lomba film pendek serta mendorong hadirnya konten-konten kreator atau industri kreatif.

Dalam lomba ini akan dipilih juara 1, 2, 3, 1 karya terbaik khusus pelajar dan 2 nomine. (Bb-69).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *