Hasil Pilpres AS Belum Diketahui, Sembilan Negara Bagian Masih Melakukan Penghitungan

Bendera Amerika Serikat

WASHINGTON- Masih belum diketahui secara jelas siapa capres yang memenangkan pilpres Amerika Serikat (AS). Proses penghitungan suara di sedikitnya sembilan negara bagian AS belum selesai, sehingga belum bisa diproyeksikan siapa pemenang di masing-masing negara bagian itu.

Sejauh ini, data penghitungan sementara dari media terkemuka AS, Fox News, menunjukkan capres Partai Demokrat, Joe Biden, unggul sementara dengan meraup 238 electoral votes melawan Presiden Donald Trump yang meraup 213 electoral votes

Dibutuhkan 270 electoral votes — dari total 538 electoral votes yang ada — untuk bisa memenangkan pilpres AS.

Seperti dilansir CNN, Rabu (4/11/2020), belum ada satupun capres yang berhasil meraup 270 electoral votes hingga Rabu (4/11) pagi waktu AS. Dalam pilpres-pilpres sebelumnya, capres yang menang biasanya telah diketahui pada malam hari pemilihan.

Lambatnya pengumuman hasil pilpres AS tahun ini dipicu oleh proses penghitungan yang belum selesai di beberapa negara bagian, terutama di beberapa negara bagian kunci.

Laporan CNN menyebut penghitungan suara masih belum selesai di sedikitnya sembilan negara bagian, yakni Alaska, Arizona, Georgia, Michigan, Maine, Nevada, North Carolina, Pennsylvania dan Wisconsin.

Menurut data penghitungan CNN, Trump unggul sementara atas Biden di Alaska (61,4 persen – 34,7 persen), Georgia (50,5 persen – 48,3 persen), Michigan (49,8 persen – 48,5 persen), North Carolina (50,1 persen – 48,6 persen) dan Pennsylvania (55 persen – 43,6 persen).

Sementara Biden, menurut data CNN, unggul sementara atas Trump di Arizona (51,8 persen – 46,8 persen), Maine (54,8 persen – 42,1 persen), Nevada (49,3 persen – 48,7 persen) dan Wisconsin (49,2 persen – 49 persen).

Electoral votes yang dimiliki oleh sembilan negara bagian itu masih diperebutkan oleh kedua capres dan akan menentukan pemenang pilpres AS nantinya.

BACA JUGA :  Moeldoko Terpilih Jadi Ketum Partai Demokrat Versi KLB

Sumber: detik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *