TNI Siapkan Kajian Berdayakan 6000 Prajurit Penyandang Disabilitas

 JAKARTA – Sampai dengan September 2020, tercatat sebanyak enam ribu orang di lingkungan Kementerian Pertahanan dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) adalah penyandang disabilitas. Angka tersebut berdasarkan data Pusat Rehabilitasi (Pusrehab) Kemhan.

 

“Karenanya, Focus Group Discussion (FGD) dengan tema ‘Pemberdayaan Prajurit TNI Yang Disabel’ diharapkan dapat bermanfaat dan mendukung dalam pembuatan kajian untuk menghasilkan strategi pemberdayaan prajurit TNI disabel dalam penugasan di lingkungan TNI,” kata Kepala Pusat Pengkajian Strategis (Kapusjianstra) TNI Brigjen TNI Jhonny Djamaris, Senin (26/10).

 

Hal itu dikatakannya saat membuka secara resmi FGD tersebut di Auditorium Pusjianstra TNI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta. Menurutnya, kegiatan FGD Pemperdayaan Prajurit TNI Yang Disabel sangat penting bagi TNI.

 

“Karena hal tersebut menjadi dasar para prajurit TNI dalam menghadapi risiko tugas yang berat di daerah operasi ataupun di medan tempur. Oleh karenanya, besar harapan kami agar FGD ini dapat berjalan dengan lancar dan sesuai dengan harapan,” ujarnya.

 

Dalam kesempatan tersebut, Kapusjianstra TNI Pusrehab telah menyelenggarakan Rehabilitasi Medik Paripurna Return To Duty (RTD). “Selain itu juga menyelenggarakan Rehabilitasi Medik Paripurna Return To Combat (RTC) serta menyelenggarakan kegiatan Perumahsakitan,” tandasnya.

 

FGD juga mengundang sejumlah narasumber. Antara lain Kabid Rehabilitasi Medik Pusrehab Kemhan RI Kolonel Kes. dr. Budi Satriyo, Sp.KFR; Kabiddukkesops Puskes TNI Kolonel Ckm dr. Moh. Birza Rizaldi, Sp.OG., MARS; Paban III/Binkar Spers TNI Kolonel Inf. Triwahyu Mutaqin Akbar dan Direktur Rehsos Kemensos RI Eva Rahmi Kasim.(sas)

BACA JUGA :  Kembar Empat Titipan Tuhan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *