Budi Karya Minta MCMI Ajak Umat Agar Patuhi Anjuran Pemerintah 3M

JAKARTA, suaramerdeka.com – Satu persatu kepengurusan Masyarakat Cinta Masjid Indonesia (MCMI) di sejumlah daerah di Indonesia terus terbentuk. Kali ini, organisasi yang dideklarasikan adalah MCMI Kepulauan Riau di Pulau Bintan, Sabtu (24/10).

Ketua Umum PB MCMI Wishnu Dewanto memberikan mandat kepada Andy Sulistio Susanto sebagai pimpinan MCMI Kepulauan Riau Andy Sulistio Susanto dan Ketua Dewan Penasehat MCMI Kepulauan Riau, M Adil.

Dewan Penasihat MCMI Budi Karya Sumadi berpesan agar pengurus MCMI Kepulauan Riau yang baru saja dilantik dapat menjalankan tugas sesuai misi organisasi MCMI yang menempatkan rasa kebersamaan dan persaudaraan. Terlebih, penuh cinta dalam perilaku secara pribadi maupun dalam bermasyarakat dan bernegara.

“Saat ini kebutuhan rasa kebersamaan menjadi sangat penting, terlebih negara kita bahkan seluruh dunia sedang dalam cobaan besar dengan adanya covid-19. Kita harus kuat dan bersatu dalam menghadapi situasi ini bersama pemerintah,” ujar Budi Karya.

Budi Karya meminta MCMI dapat berperan aktif mengajak umat untuk selalu mematuhi anjuran pemerintah dengan menerapakan 3M, yaitu menjaga jarak, mencuci tangan dan memakai masker.

Dia juga berharap agar MCMI berperan dalam mengatasi permasalah ekonomi sebagai dampak Covid-19 di mana masyarakat memerlukan dukungan dari semua pihak, terutama masyarakat kecil dan golongan UMKM serta para petani dan nelayan.

“Saya menaruh harapan besar kepada MCMI untuk terus berbuat dengan berbagai program yang dapat dirasakan manfaatnya seiring dengan program pemerintahan Presiden Jokowi satu tahun yang telah banyak memberikan manfaat bagi masyarakat baik sarana dan prasarana serta kesejahteraan masyarakat. Kita doakan agar seluruh program pemerintahan Presiden Jokowi mendapat lkan ridho Allah SWT dan Indonesia menjadi negara maju di masa akan datang,” tutupnya

BACA JUGA :  TNI AL Berupaya Evakuasi KRI Nanggala-402 di Perairan Bali

Ketua Umum PB MCMI Wishnu Dewanto berpesan supaya MCMI Kepulauan Riau mampu menyebarkan dan menegakkan ajaran Islam yang baik dan damai. Memiliki satu tujuan, yaitu memperjuangkan agama tauhid, yaitu agama Islam.

Pasalnya, Islam merupakan agama penyempurna dari agama sebelumnya yang dibawa oleh Rasul-Rasul sebelumnya. Kehadiran Islam menjadi penyelamat bagi umat manusia, dimana Islam menghargai hak-hak manusia dalam kehidupan juga mengatur kehidupan manusia secara komprehensif.

Pertumbuhan dakwah untuk membangun generasi yang robbani. Kekayaan dari keragaman yang ada di Indonesia menjadi indikator Indonesia akan menjadi awal kebangkitan peradaban Islam selanjutnya.

“Diharapkan para pengurus dapat memakmurkan dan menyatukan seluruh potensi umat Islam di seluruh masjid yang ada di Kepulauan Riau dan membangun semangat Islam yang menjadi Rahmat bagi alam semesta serta setia menjaga NKRI,” kata Wishnu.

Dalam kesempatan itu, juga diselingi kegiatan pemberian bantuan kepada nelayan oleh Kepala Kantor Syahbandar di lingkungan kerja kantor UPP Tanjung Uban, Muhammad Adil Wanandi, Kepala KPL Tanjung Uban Handry Sulfian, Penasihat MPC PDW Kepulauan Riau, Indra Setiawan

“Saya menyambut baik dengan adanya program pemberian bantuan bagi para nelayan, khususnya di Kepulauan Riau yang baru saja disampaikan,” tutur Budi Karya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *